Bisnis Dropship untuk Pebisnis Pemula dan Ibu Rumah Tangga

Bisnis dropship untuk pebisnis pemula dan ibu rumah tangga
Bisnis dropship untuk pebisnis pemula dan ibu rumah tangga

Saat ngobrol atau lihat status teman di social media, sering banget saya menjumpai pertanyaan : “pengen bisnis nih, tapi ga punya modal, bisnis apa ya enaknya ?”.  Menurut saya, bisnis sih sudah pasti keluar modal, tapi mungkin ada bisnis yang tidak perlu modal besar alias minim. MLM ya ? kan tanpa “modal” katanya.  NO..orang dengar MLM aja udah banyak yang gatel-gatel ( just kidding :D).  Dari berbagai model bisnis, ada satu bisnis yang tidak perlu modal besar, yaitu dropship. Bisnis dropship untuk pebisnis pemula dan ibu rumah tangga.

Model bisnis dropship ini sangat simple, dan sangat mudah di jalankan oleh pemula, ibu rumah tangga, mahasiswa ataupun bisa dikerjakan sebagai kerjaan sampingan bagi karyawan.  Istilah sederhananya kita hanya menjadi perantara atau marketing dari seorang seller. Modal nya sangat minim karena tidak perlu stock barang.

Drop Shipping atau Dropship adalah model bisnis online yang hanya bermodalkan toko online untuk berjualan.  Membangun toko online pun sangat mudah, dan modalnya juga kecil , hanya mulai dari 75, 000, dan banyak tutorial membuat website yang bisa kita temukan di internet.

Jika belum mempunyai toko online, bisa juga menggunakan media social media seperti Facebook page atau instagram . Seorang dropshipper (sebutan untuk pelaku bisnis dropship) tidak memiliki stok barang, jadi mereka hanya bekerja dengan cara menjual barang / produk milik orang lain atau biasa disebut dengan istilah Supplier. Salah satu contoh dimana kita bisa mencari supplier untuk bisnis dropship adalah di tokopedia.

 

Bisnis dropship untuk pebisnis pemula dan ibu rumah tangga
model bisnis dropship

 

Lalu dari mana dropshipper akan mendapatkan keuntungan ? Meskipun dropshipper tidak mempunyai stock barang, namun konsumen akan melakukan transaksi dengan si dropsipper ini, dari sinilah dropshipper bisa mendapatkan keuntungan, yaitu dengan mark up harga barang lebih tinggi dari harga yang kita dapat dari seller.

Untuk mark up harga atau penetapan harga, pastinya kita harus melalukan survey dulu agar tidak terlalu jauh dengan harga di pasaran atau kompetitor. Untuk menjadi dropshipper juga sebaiknya mengikuti etika ya, atau aturan-aturan yang ditetapkan oleh seller.

 

Keuntungan menjadi dropshipper :

  1. Tidak perlu mengeluarkan modal yang besar,
  2. Bermodal kepercayaan dengan customer,
  3. Waktu bekerja lebih fleksibel, yaitu saat ada pemesanan barang saja,
  4. Laba yang cukup menarik bagi pelakunya,
  5. Transaksinya jauh lebih mudah, hanya melalui perantara transaksi banking,
  6. Tidak ada resiko, jika terjadi kerusakan barang maka dropshipper cukup menghubungi vendor atau distributor.

 

Nah, mudah kan ternyata memulai usaha itu ?

dari berbagai sumber

Baca juga : Mengenal Sekilas Tentang Affiliate Marketing

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast. Learning all things about writings, market research and digital marketing. I'm a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together. " sometimes we win, and sometimes we learn "

%d bloggers like this: