Yuk Berburu Beasiswa Untuk Kuliah Bagi Lulusan SMA

yuk berburu beasiswa untuk lulusan sma
yuk berburu beasiswa untuk lulusan sma

Banyak orang tua selalu berkata “tidak ada biaya buat kuliah”, “biaya kuliah mahal”, “uang dari mana untuk biaya kuliah”

Bagi orang yang memang ada kemauan dan tekad, pasti ada jalan keluar, itulah yang dialami Bagas, kegigihan Bagas Wahyu Setiyaningsih dalam meraih gelar sarjana dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama.
Penghasilan ayah Bagas, dari berjualan mi ayam memang tidak terlalu besar. Kira-kira hanya satu juta per bulan. Menguliahkan anak hingga perguruan tinggi ibarat mimpi di siang bolong.

Keadaan ekonomi keluarga tersebut tak lantas membuat Bagas patah arang. Ia justru mau berjuang lebih keras memutar otak agar tetap bisa berkuliah. Usaha tersebut akhirnya berbuah manis. Soal biaya pun tak ia pusingkan lagi. Bagas lulus Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) melalui jalur Bidikmisi dan diterima di UGM,
Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bagi lulusanSekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dari keluarga kurang mampu yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Tiap tahun Bidikmisi rutin membuka pendaftaran.

Tak hanya mendaftar ke PTN, program bantuan tersebut juga bisa melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Usia maksimal pendaftaran Bidikmisi adalah 21 tahun dan yang terpenting berasal dari keluarga ekonomi lemah. Bagi pelajar SMA atau sederajat yang sekarang berada di kelas XII, pengalaman Bagas bisa dijadikan teladan. Dia membuktikanbahwa keadaan ekonomi bukan alasan seseorang batal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Beasiswa unggulan

Kuliah di SB1M - Tidak Pusing Cari Kerja
kuliah di sb1m

Sebenarnya, beasiswa tak hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa saja. Mereka yang sudah diterima masuk perguruan tinggi juga punya kesempatan meraih beasiswa. Program “Beasiswa Unggulan” dari Kementerian Pendidikan danKebudayaan (Kemendikbud), salah satunya. Sesuai namanya, beasiswa untuk S-1, S-2, atau S-3 ini punya persyaratan akademis lumayan berat.

Mahasiswa pendaftar maksimal berada di semester tiga dan harus dari perguruan tinggi berakreditasi minimal B. Program studi tempat mereka kuliah juga mesti terakreditas A. Tak hanya perguruan tinggi di dalam negeri, beasiswa tersebut juga mengakomodir mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi ke luar negeri.

Adapun syarat mendaftar bagi yang kuliah di dalam negeri adalahwajib memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,00 bagi mahasiswa PTN dan 3,25 untuk PTS. Mereka juga harus cakap berbahasa Inggris dengan nilai Test of English as a Foreign Languange (TOEFL) minimal 450 atau International English Language Testing System (IELTS) 5,0.

Sementara itu, bagi mahasiswa yang berencana studi ke luarnegeri minimal nilai IPK-nya harus 3,25 (PTN) dan 3,50 (PTS). Soal kemampuan Bahasa Inggris, nilai TOEFL yang disyaratkan minimal 500 atau IELTS 5,5.

Selain untuk mahasiswa aktif, beasiswa tersebut juga terbuka bagi calon mahasiswa baru. Usia pendaftar jenjang S-1 maksimal 22tahun, S-2 32 tahun dan S-3 37 tahun.

Banyak beasiswa yang diselenggarakan pemerintah, rajin-rajinlah membaca berita, browsing di google, apalagi sekarang hampir semua anak SMA mempunyai smartphone dan akses internet juga sudah sampai ke daerah-daerah, tidak ada alasan jika tinggal di daerah itu minim informasi tentang beasiswa.

Pendidikan adalah masa depan anak bangsa dan penerus generasi Indonesia !!! Semangattt !!!

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast. Learning all things about writings, market research and digital marketing. I'm a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together. " sometimes we win, and sometimes we learn "

 
mau belajar bikin web ?Click Disini
%d bloggers like this: