Tubuh Merespon Setiap Emosi Kita

 

perasaan bahagia A Merry heart does good, like medicine, but a broken spirit dries the bones “

Perasaan jatuh cinta, bahagia dan selalu bersyukur, ternyata memang benar membawa dampak yang positif bagi tubuh kita. Bahagia dapat membuat umur kita lebih panjang, sebaliknya emosi marah akan membuat kita berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung. Dan ini adalah hasil riset yang di lakukan di Australia, bahwa tubuh merespon setiap emosi kita, baik itu emosi positif maupun emosi yang negatif

 

Jatuh Cinta
Tubuh menghasilkan adrenalin dan norepinephrine di pagi hari, yang membuat jantung berdebar, dan dophamine membuat kita eforia. Oksitosin dan vasopressin yang menciptakan perasaan aman dan nyaman akan mengambil alih dalam membentuk hubungan untuk mempertahankan ikatan. Pasangan yang baru jadian memiliki ketahanan terhadap rasa sakit karena cinta yang intens merangsang area otak yang menghasilkan penghilang rasa sakit. Dalam jangka panjang, jatuh cinta bisa mengurangi  risiko gangguan jantung, dan melindungi penurunan fisik usia tengah baya. Jatuh cinta juga dapat mengurangi kortisol yang dihasilkan saat stres. Tingkatkan kondisi jatuh cinta dengan ngobrol soal film yang bisa membuat hubungan Anda berdua semakin fokus.

Bahagia
Otak kita melepaskan kombinasi neurotransmitter termasuk dopamine,  serotonin, dan endorphin. Akibatnya kita selalu sehat dan panjang umur. Dibanding orang yang bahagia, orang yang tidak bahagia 80 persen lebih tinggi kemungkinannya mengalami gangguan fisik yang berkaitan dengan penuaan. Bermain musik dan membuat keputusan yang disadari, dapat meningkatkan rasa bahagia. Hang out dengan teman-teman juga dapat meningkatkan kebahagiaan, karena dapat meningkatkan produksi progesteron, yaitu hormon yang memicu rasa nyaman. Tapi pastikan anda hangout dengan teman-teman yang positif, dan dapat membangun kepribadian anda, jika salah memilih teman, alih-alih menjadi bahagia, malah bisa menimbulkan stress

Penuh Harap
Bagian otak yang bertanggung jawab untuk mampu berpikir positif, berapi-api. Merasa penuh harap atau optimis akan meningkatkan sel imun dalam menghadapi virus dan bakteri. Dalam kondisi emosi ini Anda akan lebih mudah untuk memutuskan memilih makanan yang sehat karena merasa optimis terhadap masa depan dapat meningkatkan self control. Pertahankan perasaan optimis dengan menonton film yang lucu. Setelah 15 menit, perasaan optimis Anda akan meningkat karena humor dapat mengusir pikiran negatif.

Merasa Bersyukur
Struktur otak yang berkaitan dengan kesadaran sosial dan empati diperkuat. Merasa bersyukur sama dengan merasa bahagia. Dan Anda selalu akan mengucapkan kata ‘terima kasih.’ Rasa syukur ini juga bisa meningkatkan hubungan romantis Anda dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan kenalan baru. Pertahankan rasa syukur ini dengan menuliskan lima hal yang membuat Anda bahagia, seminggu sekali. Setelah sepuluh minggu Anda akan merasa bertambah 25 persen lebih bahagia. Pastikan Anda cukup tidur, karena ada riset yang menyebut bahwa orang yang tidur cukup  merasa lebih bahagia.

Marah 
Tubuh mengalami lonjakan hormon testosteron, detak jantung dan tekanan darah meningkat. Dua jam setelah kemarahan Anda meledak, Anda lima kali berisiko serangan jantung, dan tiga kali berisiko stroke. Biasanya setelah kemarahan meledak, kita butuh penenang. Lazimnya minuman beralkohol menjadi pilihan, selain rokok.
Kendalikan emosi Anda, cek kondisi perut Anda. Dalam kondisi lapar, emosi memang lebih mudah meletup. Dalam kondisi lapar, hormon serotonin berkurang  sehingga mempengaruhi kemampuan kita mengendalikan kemarahan. Jangan pernah menahan lapar, agar Anda tidak mudah meledak. Untuk menenangkan diri, cobalah lakukan kegiatan dengan sisi tangan yang tidak dominan. Bila Anda tidak kidal, coba gunakan tangan kiri untuk melakukan sesuatu.Cemburu
Bagian otak yang disebut cortex cingulate anterior ‘meletup’. Bagian otak ini diaktifkan oleh kejadian-kejadian yang berkaitan dengan situasi sosial, misalnya dikucilkan oleh teman. Itu sebabnya  mengapa cemburu bisa membangkitkan reaksi keras. Bila Anda menggunakan pil kontrasepsi, respon terhadap cemburu akan lebih dahsyat. Rasa cemburu membuat mata Anda buta terhadap objek-objek yang sejajar dengan mata karena otak Anda terganggu. Dalam kondisi ini seseorang sebaiknya tidak melakukan tindakan berisiko seperti mengemudi atau memotong sesuatu dengan benda tajam. Redakan rasa cemburu dengan mengubah rasa ‘iri berbahaya’ dengan ‘iri jinak’, misalnya ‘kalau elu gitu, gue juga bisa’. Hindari menghibur diri dengan media sosial, karena media ini akan membuat Anda kian frustrasi.

Khawatir
Mengkhawatirkan segala sesuatu yang belum terjadi atau takut berbuat salah, adalah pertahanan otak, dan memaksa bagian otak tertentu untuk bekerja keras. Otak kita tidak dapat tampil maksimal dan lebih cepat lelah. Rasa khawatir dapat meningkatkan stres, meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, dan lebih cepat pikun. Atasi perasaan khawatir dengan menuliskan kekhawatiran-kekhawatiran Anda, karena ketika otak bersih, space di otak akan diperluas dan siap untuk  tugas lain. Jangan mengesampingkan rasa khawatir  karena dapat meningkatkan kecemasan.

Stres
Adrenalin dan norepinephrine menyebar ke seluruh tubuh yang mengakibatkan jantung berdetak lebih kencang, kortisol mematikan fungsi tubuh yang tidak utama. Bagian otak – prefrontal cortex menderita, sehingga berpikir jernih dan memusatkan perhatian menjadi sangat sulit. Stres berkepanjangan akan mengubah gen-gen yang seharusnya diam, mengacaukan keseimbangan tubuh. Dampaknya Anda bisa salah mengambil keputusan, gigi gemeretuk saat tidur (bruxism), sakit kepala, dan rentan terhadap virus. Stres berkepanjangan akan memicu diabetes tipe 2, pikun, gangguan jantung, dan depresi. Cara cepat mereduksi stres  adalah dengan berolah raga. Aktivitas fisik akan menata kembali otak untuk lebih tahan terhadap stres. Berolah raga secara otomatis mengubah area otak yang memicu kecemasan ketika menghadapi situasi yang stressful.

 

 

 

sumber : pesona.co.id

 

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast. Learning all things about writings, market research and digital marketing. I'm a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together. " sometimes we win, and sometimes we learn "

%d bloggers like this: