Keju Bisa Jadi Teman Diet

Buat kamu yang lagi diet atau menurunkan berat badan, mendengar kata keju, pasti langsung terbersit bentuk makanan yang harus dihindari. Eittt… jangan buru-buru mencoret keju dalam daftar makanan, asal tak berlebihan, kamu masih bisa mengonsumsi keju yang mengandung  zat gizi  penting bagi tubuh.

Keju juga mengandung karbohidrat, lemak, zat besi, vitamin A, seng, magnesium, selenium, dan fosfor yang cukup tinggi. Kandungan mineral keju baik untuk melindungi gigi dari pengeroposan, serta sebagai antioksidan. Keju juga meningkatkan produksi air liur yang dapat menghilangkan asam dan gula dan sebagai antibakteri dalam mulut.

Tapi memang tidak semua jenis keju boleh bebas dimakan saat kamu menjalani diet rendah lemak, dibawah ini adalah beberapa jenis keju yang bisa jadi teman diet kamu :

Ricotta Cheese

Keju Ricccota
Keju Riccota

Teksturnya yang halus, lembut, dan sedikit manis menjadikan ricotta sebagai keju paling sebaguna, mulai dari sajian berat seperti lasagna hingga dijadikan dessert. Selain mengandung tinggi kalsium, keju ini juga rendah sodium dan merupakan sumber selenium, serta antioksidan yang baik bagi tubuh. Menurut situs Livestrong, ½ cangkir keju ricotta menyediakan 216 kalori dan 3,8 gram karbohidrat. Untuk memotong nilai kalorinya, pilih yang berjenis low fat yang memberikan 171 kalori dalam porsi yang sama.

 

Feta Cheese

Keju Feta
Keju Feta

Di Yunani, keju Feta pertama kali dibuat dari susu domba atau kambing, sementara di AS biasanya dibuat dari susu sapi. Walau berbeda bahan, kedua keju feta tersebut sama-sama memberikan rasa asin dan tajam, seperti yang dilansir dari situs Livestrong. Mengandung 75 kalori, 6 gram lemak, dan 1,2 gram karbohidrat, keju ini masih bisa dimasukkan dalam pola diet, sekaligus menjadi sumber protein, riboflavin, kalsium, dan fosfor yang baik bagi tubuh. Gunakan feta untuk campuran salad hijau atau topping ayam panggang Anda.

 

Cottage Cheese

keju cottage
Keju Cottage

Mempunyai banyak jenis seperti satu persen, dua persen, non-fat, creamy, atau dry, cottage cheese tetap memiliki warna putih cerah dan tekstur yang bergelombang. Walau rendah kandungan lemak, keju ini rendah protein tapi tinggi sodium, jadi harus tetap dipertimbangkan asupannya ke dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan Curtin University of Australia menemukan, makan 5 porsi produk olahan susu rendah lemak, seperti cottage cheese, menyebabkan penurunan berat badan dan kehilangan lemak tubuh lebih besar, setelah mengonsumsinya selama 12 minggu. Untuk memotong jumlah kalori dan karbohidratnya, pilih satu persen cottage cheese yang hanya mengandung 81 kalori dan 3,1 gram karbohidrat dalam setiap ½ cangkir penyajian.

 

Cheddar Cheese

Kaju Cheddar
Keju Cheddar

Keju ini termasuk keju olahan, dan juga termasuk murah, sehingga biasa dikonsumsi bersama roti isi ataupun burger. Salah satu manfaatnya adalah rendah karbohidrat dan kalori, yang berarti dengan mengonsumsi keju ini, berat badan tidak akan bertambah. Keju ini juga kaya vitamin A dan kalsium.  Tambahkan sedikit keju bersama buah atau sayuran untuk cemilan, tidak akan merusak diet.

 

 

 

dari berbagai sumber

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast. Learning all things about writings, market research and digital marketing. I'm a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together. " sometimes we win, and sometimes we learn "

 
mau belajar bikin web ?Click Disini
%d bloggers like this: