Mengenal ASI dan Pentingnya ASI Eksklusif

ASI Eksklusif
ASI Ekslusif

ASI merupakan sumber nutrisi pada bayi. Komposisi yang terkandung di dalam ASI menunjang tumbuh kembang bayi apalagi terdapat kandungan antibodi alami yang dapat membantu dalam mencegah infeksi dan gangguan kesehatan pada bayi.

Kandungan probiotik dalam ASI menjadi salah satu alasan mengapa pemberian ASI memiliki peran penting dalam pembentukan mikroflora dalam saluran pencernaan. ASI memiliki efek bifidogenik yakni menciptakan kondisi yang nyaman untuk bakteri menguntungkan agar dapat hidup dengan subur. JIka bayi tidak mendapatkan kebutuhan bifidobakteria secara alami pada awal kehidupannya, pemberian bakteri hidup berupa probiotik adalah jawabannya. Jadi tak perlu ragu memberikan ASI eksklusif pada bayi.

ASI ekslusif adalah intervensi yang efektik untuk mencegah kematian anak sedangkan menurut survei yang ditemukan kesadaran akan pemberian ASI semakin berkurang. Bahkan masyarakat masih khawatir apabila yang diberikan pada bayi tidak mengenyangkan sehingga pemberian ASI ditambah dengan susu formula ataupun air putih bahkan pemberian makanan pendamping ASI sebelum 6 bulan. Jelas saja ini merupakan kesalahan karena pemberian ASI ekslusif tidak seperti itu.

Keistimewaan ASI eksklusif adalah jawaban bagi kebutuhan bayi akan nutrisi yang lengkap dan penuh gizi. ASI mudah dicerna oleh lambung, sehingga tidak akan menimbulkan masalah pencernaan.

1. Kolostrum

Merupakan cairan yang memiliki warna kekuning-kuningan umunya pada hari 1-3 setelah kelahiran. Jenis ASI ini dapat memberikan manfaat kepada bayi karena mengandung protein yang dapat berfungsi sebagai antibodi dalam membunuh kuman. Bahkan kolustrum seringkali dikatakan imunisasi pada bayi yang baru lahir karena manfaat antibodi yang baik untuk kesehatan.

2. Susu Transisi

Jenis ASI yang diproduksi setelah kolostrum pada hari ke 4-10 kelahiran bayi. Pada susu transisi terdapat immunoglobin protein dan juga laktosa dengan kosentrasi yang lebih rendah dari pada kolestrum akan tetapi memiliki kandungan lemak dan jumlah kalori yang tinggi. Adapun warna dari ASI yang berjenis susu transisi ini lebih putih dari kolostrum

3. Susu Matur

Sedangkan ASI yang keluar setelah 10 hari dan seterusnya setelah kelahiran disebut dengan susu matur. Warna dari ASI ini adalah berwarna putih kental sehingga komposisi dari ASI yang keluar dari isapan pertamanya adalah lemak dan juga karbohidrat yang lebih banyak dibandingkan dengan isapan terakhir. Inilah alasannya jangan terlalu cepat memindahkan bayi ketika sedang menyusui sebelum hisapan pada bayi habis.


 dari berbagai sumber

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast. Learning all things about writings, market research and digital marketing. I'm a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together. " sometimes we win, and sometimes we learn "

%d bloggers like this: