Pameran di Jakarta Perajin Batik Tuban “Panen”

Tuban – Uswatun Khasanah (42), perajin batik asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, yang membawa 1.000 potong batik dalam pameran di Jakarta, mampu “panen” dengan meraup keuntungan puluhan juta rupiah.

“Jenis batik yang dibawa mengikuti pameran bermacam-macam, mulai kaos, taplak meja, baju, batik gedog sampai batik kuno yang pembuatannya dilakukan puluhan tahun silam. Semuanya ludes, terjual,” kata Widodo (42), suami Uswatun Khasanah, di kediamannya, Minggu.

Widodo mengaku, istrinya yang juga Ketua Sanggar Batik Tenun Gedog Tuban itu, baru saja tiba mengikuti pameran batik di Jakarta dan langsung beristirahat, sebab di Jakarta pameran digelar sejak 2 Maret dan berakhir 6 Maret.

Sedangkan 1.000 potong batik tersebut, merupakan hasil produk batik para perajin setempat yang ditampung di tempatnya, dengan motif batik hasil karya Uswatun Khasanah yang sekarang ini jumlahnya sudah mencapai 190 motif batik.

Kecuali batik kuno yang diproduksi para perajin batik setempat yang sudah berusia lanjut. “Dalam pameran tersebut yang paling disukai konsumen batik kaos, baju, termasuk batik kuno,” ucapnya menjelaskan.

Dalam pameran itu, Uswatun membawa 100 potong batik kuno, baik berupa jarit, kain batik dan lainnya yang pembuatannya bisa mencapai 100 tahun yang lalu. Batik tersebut, diperoleh dari para perajin batik di desa setempat dan tidak dipakai, hanya sebatas disimpan (koleksi).

Dia mencontohkan, di tempatnya ada seorang pembatik yang berusia lanjut, memiliki batik jarit hasil tangannya yang tidak pernah dipakai.

“Si perajin batik yang akhirnya meninggal, hanya mau menjual batiknya kepada istri saya,” kata Widodo dengan nada bangga.

Menurut dia, harga batik kuno tergolong mahal, sebagaimana yang dipamerkan di Jakarta, berkisar Rp1.750.000,00 hingga Rp2.250.000,00 per potong. Sementara itu, harga berbagai macam batik lainnya antara Rp30.000,00 hingga Rp250.000,00, untuk batik dengan kain sutera.

“Kalau dirinci, batik kuno yang laku sekitar 25 potong,” katanya menambahkan.

Sedangkan batik lainnya yang diminati konsumen dalam pameran di Jakarta tersebut, mayoritas kaos, baju dan selendang.”Jumlah rinci batik yang terjual saya kurang tahu pasti,” ujarnya.

Dia menjelaskan, menyusul setelah ini, Uswatun Khasanah akan mengikuti pameran batik kembali di JCC, Jakarta pada tanggal 24 Maret hingga rampung.”Istri saya sering mengikuti pameran, baik mewakili daerah Tuban atau Provinsi Jawa Timur,” paparnya.

taken from www.antarajatim.com

kiki

Passionate to Marketing, an Internet Marketing Enthusiast.
Learning all things about writings, market research and digital marketing.

I’m a believer that just want to share everthing about inspiring and fun things around me. So, lets learn together.

” sometimes we win, and sometimes we learn “

One thought on “Pameran di Jakarta Perajin Batik Tuban “Panen”

 
mau belajar bikin web ?Click Disini
%d bloggers like this: